INFORMASI OBAT DAN MAKANAN

menu

Thursday, 8 December 2016

Waspada Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya



Apakah anda pernah menggunakan produk kosmetik di bawah ini?




Tiga produk kosmetik tersebut masuk dalam daftar 39 kosmetik yang mengandung bahan berbahaya yang baru saja direlease Badan POM melalui Public Warning No. B-IN.05.03.1.43.12.16.4139 tanggal 6 Desember 2016 tentang Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya. Dalam Public Warning/Peringatan Publik tersebut, 39 produk kosmetik teridentifikasi mengandung bahan berbahaya berupa merkuri, hidrokinon, asam retinoat, serta bahan pewarna merah K3, merah K10 dan Sudan IV. Selain itu ditemukan pula kosmetika mengandung bahan kimia obat yang seharusnya tidak diperbolehkan terkandung dalam kosmetika yaitu Klindamisin dan Teofilin. Temuan tersebut berasal dari sarana industri, importir, dan badan usaha yang melakukan kontrak produksi, serta sarana distribusi, termasuk klinik kecantikan. Badan POM juga menjaring produk kosmetika berbahaya yang diedarkan/dipromosikan melalui media elektronik serta situs penjualan online

Penambahan bahan berbahaya dilarang dalam pembuatan kosmetika karena berisiko menimbulkan efek negatif bagi kesehatan, antara lain:
  • Merkuri, banyak disalahgunakan pada produk pemutih/pencerah kulit. Merkuri bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker) dan teratogenik (menyebabkan cacat pada janin)
  • Asam Retinoat, banyak disalahgunakan pada produk pengelupas kulit kimiawi (peeling) dan bersifat teratogenik.
  • Hidrokinon, banyak disalahgunakan pada produk pemutih/pencerah kulit. Selain dapat menyebabkan iritasi kulit, Hidrokinon dapat menimbulkan ochronosis (kulit berwarna kehitaman) yang mulai terlihat setelah 6 bulan penggunaan dan kemungkinan bersifat irreversible (tidak dapat dipulihkan).
  • Bahan pewarna Merah K3 dan Merah K10, banyak disalahgunakan pada lipstik atau produk dekoratif lain (pemulas kelopak mata dan perona pipi). Kedua zat warna ini bersifat karsinogenik.


Waspadai kosmetika mengandung bahan berbahaya sebagaimana tercantum dalam lampiran Public Warning Badan POM. Sebelum menggunakan kosmetik, Cek KIK sebelum membeli atau menggunakan kosmetika, yaitu cek Kemasan dalam kondisi baik, cek Izin edar berupa notifikasi dari Badan POM dan cek Kedaluwarsanya.

Balai Besar POM di Yogyakarta

No comments:

Post a Comment